VISI
Menyelenggarakan pendidikan yang unggul dan berdaya saing
MISI
Menjadikan warga sekolah beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia, Meningkatkan disiplin diri, bertanggung jawab dan berwawasan kebangsaan, Meningkatkan kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Peserta Didik, Mengembangkan bakat dan minat Peserta didik pada seni budaya bangsa Indonesia, Membentuk pribadi yang sehat, kuat dan tangguh, Menghasilkan Peserta Didik yang mampu berkompetisi tingkat nasional dan internasional

Serba-Serbi PTN






SERBA SERBI PTN


Buat kamu yang berencana melanjutkan masa studi ke jenjang perkuliahan khususnya PTN, ada beberapa istilah jalur masuk PTN nih, buat pencerahan bagi yang masih bingung dengan istilah istilah test/jalur masuk ke PTN, mari langsung simak aja gan

 

1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). (Jalur Rapor)

 

SNMPTN merupakan istilah untuk Jalur Undangan tanpa test tertulis.

Seleksi SNMPTN berdasarkan prestasi akademik siswa, yaitu rapor, nilai ujian nasional, dan prestasi lain. Ada delapan variabel penghitungan, termasuk persentase kakak kelas yang diterima PTN, juga IPK-nya. Minimal 50 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.

 

2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). ( Jalur Tertulis)

SBMPTN merupakan istilah untuk Jalur Ujian Tertulis. Khusus untuk yang mengambil program studi olah raga dan kesenian juga dengan test keterampilan. Minimal 30 persen dari kuota setiap program studi atau perguruan tinggi negeri.

 

3. Jalur mandiri diserahkan sepenuhnya ke setiap PTN. 

Jatah untuk jalur mandiri minimal 20 persen dari kuota. Istilah dan ketentuan untuk jalur mandiri ini berbeda di setiap PTN. Baca dan pelajari istilah, arti, prosedur dan kriteria jalur mandiri di web masing-masing PTN tersebut karena setiap kebijakan PTN berbeda.

    

      Misalnya:

  • Di ITB Bandung disebut Kemitraan Nusantara Institut Teknologi Bandung (KN-ITB) -> jalur ini dihilangkan oleh ITB.
  • Di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ada 2 jalur mandiri yaitu Ujian Tulis (Utul) Ujian Mandiri (UM) UGM dan Penelusuran Bibit Unggul (PBU).
  • Di Universitas Negeri Semarang (Unnes) disebut Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU). Dan masih banyak lagi, untuk melihat program jalur mandiri seluruh PTN bisa dibaca di >> sini

 

 

Nah, itulah ketiga jalur masuk menuju PTN, so pintar pintarlah menggunakan taktik karena hanya ada 3 kali kesempatan gunakan dengan semaksimal mungkin dan tentunya persiapan matang sejak dini karena masuk PTN tidak semudah seleksi penerimaan SMA. Peminat se-Indonesia dan kursi yang disediakan jelas terbatas, ayo persiapkan dengan matang mulai dari sekarang, jangan menunda guys



PERBEDAAN SNMPTN DAN SBMPTN


Buat kalian siswa SMA, wajib hukumnya ngerti dan paham tentang 2 istilah penting ini terutama yang sudah duduk di singgasana kelas 12, apalagi yang nantinya berniat untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Kalau SNMPTN dan SBMPTN aja gabisa bedain, gimana bisa atur strategi ke depannya?

 

Nah, kalau belum ada gambaran jelas buat masuk PTN gimana? Ya paling engga kan ga kudet kudet amat broh ketika nanti banyak orang di lingkungan sekitar atau di media sosial bicara masalah SNMPTN dan SBMPTN

 

Buat angkatan 2015 yang sudah tau bedanya SNMPTN dan SBMPTN dari awal kelas 12 selamat!! Artinya kalian mengikuti perkembangan sebelumnya / ga kudet, karena istilah ini sudah muncul sejak tahun 2013. Nah, buat yang belum ngerti  mari dijabarkan perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

 

 

SNMPTN

Merupakan kepanjangan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri.  Seleksi yang bagaimana? Jadi di dalam SNMPTN, mekanisme seleksi calon mahasiswa PTN berdasarkan dari nilai rapor, nilai UN, prestasi  siswa selama SMA. Sesimpel itukah? Tidak juga,variabel penilaian SNMPTN sendiri juga kurang diketahui khalayak umum ( seperti indeks sekolah, prestasi alumni,dan lainnya bisa dibaca di >> sini ) Tapi inti dari semua penilaian SNMPTN adalah, seleksi ini menggunakan komponen apa yang sudah kita raih selama duduk di bangku SMA, tanpa test. Dulu sebelum tahun 2013 jalur ini dikenal sebagai SNMPTN Undangan.

 

 

Nah buat kalian yang masih fresh alias baru baru duduk di bangku SMA, persiapkan sejak dini, pertahankan prestasi dan buat rekam jejak prestasi yang terbaik agar saat mengikuti SNMPTN, kesempatan kalian untuk lolos memiliki presentase yang cukup besar.  Gunakan kesempatan emas ini dengan sebaik mungkin. Kenapa SNMPTN disebut kesempatan emas ? karena seleksinya tanpa test lagi, hanya menggunakan rekam jejak prestasi selama SMA, pendaftarannya gratis dan tentunya penginputan nilai dibantu guru serta kuota bangku kuliah yang di sediakan SNMPTN lebih banyak.

 

Yap, SNMPTN menyediakan kuota 50% dari kapasitas bangku kuliah yang disediakan. Jadi 50% calon mahasiswa diambil melalui seleksi SNMPTN ini. Ingat, angka 50% ini bukan setengah dari yang mendaftar, namun �setengah dari kursi yang disediakan PTN�. Jadi berapa kursi yang disediakan PTN? Umumnya perjurusan kurang lebih 50-200 kursi. Nah, 50% dari kursi yang disediakan akan diberikan pada mereka yang lolos jalur SNMPTN, sisanya akan diberikan pada mereka yang lolos di jalur lain seperti SBMPTN atau UM.


 

SBMPTN

Singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Walaupun hanya memiliki perbedaan 1 huruf dari SNMPTN, tetapi memiliki perbedaan yang jauh dibanding dengan SNMPTN. SBMPTN ini sendiri merupakan seleksi masuk PTN yang umum, yakni menggunakan nilai ujian tertulis yang diselenggarakan serentak oleh semua PTN. Jadi variabel nilai semasa SMA tidak diperhitungkan, yang diperhitungkan adalah nilai dari hasil ujian tulis masuk PTN yang kalian bisa raih.


 

SBMPTN sendiri dianggap lebih fair oleh sebagian banyak siswa karena kompetisi masuk berdasarkan kemampuan yang dimiliki di hari itu yang dapat dipersiapkan sebelumnya. Sebenarnya sama fair-nya dengan SNMPTN, namun di dalam SNMPTN, sulit untuk mendapatkan prediksi mengenai lawan dan target yang harus dicapai untuk mengalahkan lawan.

 

 

Sedangkan di SBMPTN, kalian bisa mempersiapkan jauh hari untuk mengikuti testnya, kalian bisa memprediksi target untuk mengalahkan lawan melalui jumlah soal yang harus di jawab dengan benar. Dan dalam SBMPTN penilainnya jelas, yakni berdasarkan point yang didapat setelah mengerjakan soal.

 

Oh iya, perlu diketahui, SBMPTN memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi daripada UN. Bisa digambarkan bahwa UN adalah Pulau Jawa, SBMPTN adalah negara Indonesia. Jadi materi UN merupakan bagian kecil dari SBMPTN. Di SBMPTN juga dikenal sistem pengumpulan point, dari jawaban benar mendapat 4 point, jawaban salah dikurang 1 point dan kosong tidak mendapatkan point. 

 

Buat yang udah pesimis sama kemungkinan nilai SNMPTN atau buat kalian yang pantang menyerah   ( mencari alternatif selain  SNMPTN ), ada baiknya belajar sejak kelas 12, bahkan bisa lebih dini karena materi SBMPTN lebih susah dibanding UN. Apalagi jika masih semester 5, masih banyak waktu, sebelum waktumu banyak digunakan dan disibukan dengan kegiatan persiapan Uijan Nasional. Percayalah, dari 5 tahun terakhir, siswa belajar SBMPTN jauh lebih hari hasilnya lebih baik ketimbang mereka yang belajar spontan H-1 bulan SBMPTN.

 

Sekali lagi semua tergantung nasib. Tapi perlu kalian ingat bahwa nasib tidak semata terbentuk karena kehendak Tuhan, tapi nasib itu juga terbentuk karena usaha kalian, ya usaha dan doa , setelah itu Tuhan yang akan memutuskan yang terbaik. Semangat untuk kelas 12, jangan bersantai-santai untuk masa depan.